TARGET OPERASI NEWS

Selasa, 23 Juni 2026

Teguhkan Iman Di Balik Jeruji, WBP Nasrani Lapas Narkotika Rumbai Jalani Ibadah Rutin Dengan Khidmat


TARGET OPRASI NEWS.MY.ID_ Pekanbaru

Pembinaan kepribadian dan mental spiritual terus menjadi fokus utama di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIB Rumbai. Bertempat di rumah ibadah/gereja Lapas, para Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang beragama Nasrani tampak khusyuk mengikuti jalannya ibadah rutin mingguan secara khidmat, Selasa (23/06).

Meskipun sedang menjalani masa pembinaan di balik jeruji besi, hal tersebut tidak menyurutkan semangat para WBP untuk mendekatkan diri kepada Tuhan. Dengan diiringi puji-pujian dan penyampaian firman, suasana ibadah berlangsung damai penuh refleksi diri.

Kegiatan keagamaan seperti ini merupakan bagian mendasar dari program pembinaan kepribadian yang difasilitasi oleh pihak Lapas. Tujuannya adalah untuk memberikan ketenangan batin, memperteguh iman, serta menanamkan nilai-nilai moral yang positif. 

Melalui transformasi spiritual ini, para warga binaan diharapkan dapat menyadari kekeliruan masa lalu dan berkomitmen penuh untuk menjadi pribadi yang lebih baik serta berdampak positif bagi masyarakat setelah bebas nanti.

Meningkatkan Kualitas Spiritual, Santri WBP Lapas Narkotika Rumbai Ikuti Program Pembinaan Keagamaan Dengan Antusias


 

TARGET OPRASI NEWS.MY.ID_Pekanbaru

Komitmen Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIB Rumbai dalam membentuk karakter warga binaan yang religius dan berakhlak mulia terus digalakkan. Bertempat di masjid Lapas, para Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang tergabung sebagai santri tampak mengikuti program pembinaan keagamaan dengan penuh antusias, Selasa (23/6).

Kegiatan yang menghadirkan pemateri/ustaz ini diisi dengan penyampaian tausiyah, pembelajaran fiqih, serta pendalaman ilmu agama Islam lainnya. Para santri WBP terlihat menyimak dengan saksama di meja-meja belajar yang telah disediakan, menciptakan suasana belajar-mengajar yang kondusif layaknya di pondok pesantren.

Program pembinaan kepribadian berbasis keagamaan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas spiritual para warga binaan. Melalui siraman rohani yang intensif, pihak Lapas berharap para santri WBP dapat memperbaiki diri, memperkuat keimanan, serta memiliki benteng moral yang kokoh. 

Transformasi positif ini menjadi modal utama bagi mereka agar dapat kembali ke tengah masyarakat sebagai pribadi yang baru dan bermanfaat kelak.

AKP Agung Rama Pimpin Panen Raya di Tengganau: Bukti Nyata Polri Dukung Ketahanan Pangan Nasional


Target Operasi News My.Id| Pinggir, Bengkalis Riau

Polsek Pinggir, Polres Bengkalis menggelar Panen Raya Jagung di lahan seluas 0,7 hektare, Simpang Intan RT 02/RW 03, Desa Tengganau, Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis, Riau.pada hari Selasa 23/06/2026.


Panen dipimpin langsung Kapolsek Pinggir AKP Agung Rama Setiawan, S.I.K., M.Si. melalui Bhabinkamtibmas Aipda Saut Dalan M. Sidauruk bersama kelompok tani Desa Tengganau.


Kegiatan ini wujud sinergi Polri dengan masyarakat untuk menyukseskan Program Asta Cita Pemerintah RI, khususnya Swasembada Pangan Tahun 2026. Dari lahan 0,7 hektare tersebut berhasil dipanen jagung pipil kering seberat ± 1.200 kilogram atau 1,2 ton.


“Panen raya ini bukti nyata dukungan Polri terhadap Program Ketahanan Pangan Nasional 2026 yang dicanangkan pemerintah,” ujar AKP Agung Rama Setiawan.


Kapolsek menegaskan, peran Polri tidak hanya di fungsi pengamanan. Personel juga turun langsung mendukung sektor pertanian sebagai pilar pembangunan nasional.


“Melalui panen jagung ini kami ingin memotivasi masyarakat. Mari terus kembangkan sektor pertanian agar produktivitas naik dan ketersediaan pangan daerah semakin terjamin,” tambahnya.


Panen berlangsung lancar dan tertib. Ini menjadi bukti solidnya sinergi antara Polri dan masyarakat Desa Tengganau dalam mewujudkan swasembada pangan.jhon



#PolriPresisi

#PolresBengkalis

#Polsekpinggir

#Humaspolsekpinggir

#Polricintapetani

#swasembadapangan

#ketahanpangan


(BN)

Antusiasme Tinggi, Kuota SMP Negeri 51 Pekanbaru Terisi 50 Persen pada Hari Pertama SPMB


Target Operasi News My.Id| PEKANBARU 

Pelaksanaan hari pertama Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 di SMP Negeri 51 Pekanbaru menunjukkan hasil yang cukup menggembirakan. Dari total kuota sebanyak 84 siswa yang disediakan sekolah, sebanyak 42 calon peserta didik telah mendaftarkan diri pada hari pertama pembukaan pendaftaran.


Kepala SMP Negeri 51 Pekanbaru, Hj. Siti Aminah, S.Pd., M.M., menilai capaian tersebut merupakan buah dari upaya membangun komunikasi dan kepercayaan masyarakat yang terus dilakukan sejak dirinya dipercaya memimpin sekolah sekitar satu setengah bulan lalu.


Menurutnya, antusiasme masyarakat terhadap sebuah sekolah tidak datang begitu saja, melainkan harus dibangun melalui kedekatan dan komunikasi yang baik antara pihak sekolah dengan lingkungan sekitar.


"Saya baru satu setengah bulan bertugas di sini. Dua hari setelah dilantik, saya langsung menemui komite sekolah, tokoh masyarakat, dan pengurus masjid untuk berdiskusi tentang kondisi sekolah dan harapan masyarakat ke depan," ujarnya.


Selain menjalin komunikasi dengan para tokoh masyarakat, Hj. Siti Aminah juga mengajak seluruh guru untuk memperkuat hubungan dengan orang tua siswa. Ia menekankan pentingnya membangun sinergi antara sekolah dan masyarakat demi menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih baik.


"Sekolah tidak bisa berjalan sendiri. Hubungan yang baik dengan masyarakat menjadi salah satu kunci kemajuan sekolah. Karena itu, saya mengajak seluruh guru untuk lebih dekat dan terbuka kepada orang tua murid," katanya.


Dalam upaya membangun kebersamaan tersebut, pihak sekolah sempat mengundang orang tua siswa untuk bersilaturahmi dan berdiskusi mengenai pengembangan sekolah. Namun saat itu, jumlah yang hadir masih relatif sedikit.


Meski demikian, kondisi tersebut tidak menyurutkan semangat pihak sekolah untuk terus melakukan pendekatan kepada masyarakat. Berbagai komunikasi dan kegiatan silaturahmi terus dilakukan guna memperkuat kepercayaan publik terhadap SMP Negeri 51 Pekanbaru.


Upaya tersebut mulai menunjukkan hasil positif. Selain meningkatnya partisipasi orang tua dalam berbagai kegiatan sekolah, pelaksanaan hari pertama SPMB juga mendapat respons yang cukup baik dari masyarakat. Dari total kuota 84 siswa yang tersedia, sebanyak 42 siswa telah mendaftar sehingga kuota penerimaan telah terpenuhi sekitar 50 persen pada hari pertama pembukaan.


Hj. Siti Aminah berharap jumlah pendaftar akan terus bertambah dalam beberapa hari ke depan. Ia juga berkomitmen untuk terus melakukan pembenahan dan meningkatkan kualitas layanan pendidikan di SMP Negeri 51 Pekanbaru.


"Ke depan kami ingin SMP Negeri 51 Pekanbaru menjadi lebih baik lagi. Kami akan terus berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada peserta didik dan masyarakat sehingga kepercayaan yang sudah diberikan dapat terus meningkat," pungkasnya.


Dengan capaian tersebut, SMP Negeri 51 Pekanbaru optimistis dapat memenuhi kuota penerimaan siswa baru tahun ini sekaligus memperkuat posisinya sebagai salah satu sekolah pilihan masyarakat di Kota Pekanbaru.

Distribusikan 3.720 Paket Bansos, 29 Program Air Bersih dan 11 Bedah Rumah, Polda Riau Hadir Memberikan Manfaat Nyata untuk Masyarakat


Target Operasi News My.Id| Pekanbaru 

Kepedulian Polda Riau terhadap masyarakat terus diwujudkan melalui berbagai program sosial yang memberikan manfaat nyata dan langsung dirasakan warga. Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda Riau bersama jajaran telah menyalurkan sebanyak 3.720 paket bantuan sosial (bansos) kepada masyarakat yang membutuhkan di berbagai wilayah Provinsi Riau.


Selain itu, program penyediaan air bersih juga terus digencarkan dengan pelaksanaan 29 kegiatan yang bertujuan membantu masyarakat memperoleh akses air bersih yang layak dan berkelanjutan. Di bidang keagamaan, Polda Riau melaksanakan 15 kegiatan bakti religi sebagai bentuk kepedulian terhadap rumah-rumah ibadah sekaligus mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.


Komitmen untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat juga diwujudkan melalui program bedah rumah. Hingga saat ini, sebanyak 11 unit rumah telah selesai dibangun dan diserahkan kepada penerima manfaat, sementara 1 unit rumah lainnya di wilayah Polres Indragiri Hulu masih dalam tahap penyelesaian.


Tidak hanya berfokus pada aspek sosial dan kemanusiaan, Polda Riau juga terus mendorong pelestarian lingkungan melalui program Gerakan Indonesia Asri yang telah dilaksanakan sebanyak 3 kegiatan. Program ini menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran bersama untuk menjaga kebersihan, kelestarian lingkungan, serta menciptakan kehidupan masyarakat yang lebih sehat dan berkelanjutan.


Kapolda Riau, Herry Heryawan, menyampaikan bahwa seluruh kegiatan bantuan sosial, penyediaan air bersih, bakti religi, bedah rumah, hingga Gerakan Indonesia Asri merupakan wujud nyata komitmen Polri untuk terus hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat.


“Polri tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga harus mampu menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan sosial yang dihadapi warga. Melalui program bansos, penyediaan air bersih, bedah rumah, bakti religi, dan Gerakan Indonesia Asri, kami ingin memastikan bahwa kehadiran Polri benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Kapolda Riau.


Ia menegaskan bahwa berbagai program tersebut merupakan implementasi Polri yang Presisi, humanis, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Menurutnya, keberhasilan menjaga keamanan dan ketertiban harus berjalan beriringan dengan upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta menjaga kelestarian lingkungan.


Sementara itu, Dirlantas Polda Riau, Jeki Rahmat Mustika selaku Ketua Pelaksana Bakti Sosial dan Bantuan Sosial Hari Bhayangkara ke-80, menjelaskan bahwa seluruh kegiatan yang dilaksanakan merupakan bagian dari pengabdian Polri kepada masyarakat sekaligus implementasi arahan Kapolda Riau agar kehadiran Polri memberikan manfaat yang nyata dan berkelanjutan.


“Alhamdulillah, hingga saat ini kami telah menyalurkan 3.720 paket bansos, melaksanakan 29 kegiatan air bersih, 15 kegiatan bakti religi, menyelesaikan 11 unit bedah rumah dan masih menyelesaikan 1 unit rumah di wilayah Polres Inhu, serta melaksanakan 3 kegiatan Gerakan Indonesia Asri. Semua ini merupakan hasil kerja sama, kolaborasi, dan semangat gotong royong seluruh jajaran Polda Riau bersama masyarakat dan para mitra,” ungkap Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika.


Ia menambahkan bahwa dalam setiap pelaksanaan bakti sosial dan bantuan sosial, jajaran Polda Riau juga terus menyampaikan edukasi kamtibmas, kamseltibcarlantas, serta program Green Policing kepada masyarakat sebagai upaya membangun kesadaran bersama dalam menjaga keamanan, keselamatan berlalu lintas, dan kelestarian lingkungan.


“Kami ingin kegiatan ini tidak hanya memberikan bantuan sesaat, tetapi juga menumbuhkan semangat kepedulian, kebersamaan, serta kesadaran masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, keselamatan berlalu lintas, dan kelestarian lingkungan. Inilah wujud Polri yang hadir, peduli, dan bekerja untuk masyarakat,” tambahnya.


Kapolda Riau berharap seluruh program yang telah dilaksanakan dapat membantu meringankan beban masyarakat, meningkatkan kualitas hidup warga, serta memperkuat sinergi antara Polri dan seluruh elemen masyarakat.


“Semangat Hari Bhayangkara ke-80 menjadi momentum bagi kami untuk terus mengabdi dan bekerja dengan hati demi masyarakat, bangsa, dan negara,” tutup Kapolda Riau.


Berbagai kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa Polri tidak hanya hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, tetapi juga sebagai mitra yang peduli terhadap kesejahteraan sosial, lingkungan hidup, serta masa depan masyarakat yang lebih baik.

Raih Predikat Sangat Baik Pada Survei Kementerian, Kalapas Tegaskan Komitmen Pelayanan Terbaik


Target Operasi News My.Id| Bandar Lampung 

Kinerja optimal dalam memberikan pelayanan prima berbuah manis. Pada Selasa, 23 Juni 2026, Lembaga Pemasyarakatan Kelas 1 Bandar Lampung berhasil meraih nilai yang sangat memuaskan pada Survei Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan periode bulan Juni 2026. Berdasarkan data hasil survei yang melibatkan 39 responden tersebut, institusi sukses memperoleh predikat Sangat Baik.


Capaian gemilang ini dibuktikan melalui dua indikator utama penilaian. Pada Survei Persepsi Kualitas Pelayanan atau Survei Kepuasan Masyarakat, institusi meraih angka 3,94 dari skala 4, atau setara dengan nilai 98,57 dari skala 100. Lebih lanjut, pada indikator Survei Persepsi Anti Korupsi, tingkat kepercayaan responden mencapai angka 3,99 dari skala 4, yang setara dengan nilai nyaris sempurna yakni 99,77 dari skala 100.


Merespons pencapaian luar biasa tersebut, Kepala Lembaga Pemasyarakatan memberikan apresiasi sekaligus instruksi tegas agar jajaran aparatur tidak cepat berpuas diri terhadap hasil evaluasi.


"Pencapaian predikat Sangat Baik pada survei kualitas pelayanan dan anti korupsi ini adalah buah dari kerja keras seluruh jajaran. Namun, jangan pernah berhenti untuk terus meningkatkan mutu. Predikat ini wajib menjadi pemacu semangat untuk konsisten memberikan pelayanan terbaik," tegas Ike Rahmawati memberikan arahan.


Hasil survei persepsi masyarakat ini menjadi bukti nyata bahwa ekosistem pelayanan publik di dalam institusi berjalan dengan transparan, profesional, dan bebas dari segala bentuk praktik kecurangan, gratifikasi, diskriminasi, maupun pungutan liar. Lembaga Pemasyarakatan Kelas 1 Bandar Lampung senantiasa berkomitmen untuk mempertahankan dan terus meningkatkan kualitas pengabdian kepada seluruh masyarakat serta para warga binaan.


@pemasyarakatanlampung

@ikerahmawatiofficial

@kemenimipas

@ditjenpas

#lapaskelas1bandarlampung #pemasyarakatanpastibermanfaatuntukmasyarakat #Kemenimipas #PelayananPrima #SurveiKualitasPelayanan #AntiKorupsi #BandarLampung

Pimred Cakrarepublik.com Bongkar Dugaan Pencatutan Identitas, Ada Oknum Nakal Catut Nama Anggota Kodam XIX Tuanku Tambusai, Sekarang Clear!


Target Operasi News My Id| PEKANBARU 

Kasus pencatutan identitas yang menimpa Pemimpin Redaksi media online Cakrarepublik.com, Masdi, kini mulai menemukan titik terang. Setelah sebelumnya oknum tidak bertanggung jawab menggunakan identitas pribadi Masdi untuk meminta sejumlah uang kepada relasi dan mitra kerja, belakangan diketahui aksi tersebut juga menyeret nama institusi Kodam XIX Tuanku Tambusai. Selasa 22 Juni 2026. 


Masdi menegaskan bahwa tindakan oknum tersebut bukan hanya merugikan dirinya secara pribadi, namun juga telah mencoreng nama baik institusi Kodam XIX Tuanku Tambusai beserta jajaran.


Menurut Masdi, beredarnya narasi liar yang mencoba mengaitkan institusi Kodam XIX Tuanku Tambusai dengan dugaan aktivitas ilegal logging merupakan bentuk penyalahgunaan informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.


Anggota Kodam XIX Tuanku Tambusai inisial Dv merasa dirugikan dan dia sama sekali tidak terlibat ilegal logging, adapun nomor rekening yang digunakan pelaku dalam aksi dugaan penipuan tersebut yakni rekening Bank BRI nomor 336801036831535 atas nama Juwita Sari dan rekening Bank BRI nomor 540501018763530 atas nama Minal Rizki.


“Dengan adanya klarifikasi ini, saya tegaskan bahwa pihak Kodam XIX Tuanku Tambusai sama sekali tidak terlibat dalam kegiatan ilegal logging di manapun. Informasi yang beredar sebelumnya diduga merupakan bagian dari skenario oknum untuk memanfaatkan situasi demi kepentingan pribadi,” ujar Masdi, Senin (22/6/2026).


Ia menjelaskan, modus pelaku dengan mencatut identitas dirinya serta membawa-bawa nama institusi tertentu diduga sengaja dilakukan untuk membangun kepercayaan korban dan memperkuat narasi palsu.


Masdi menilai tindakan tersebut sangat merugikan banyak pihak, terutama karena dapat menimbulkan persepsi negatif di tengah masyarakat terhadap institusi negara.


“Kodam XIX Tuanku Tambusai bersih dan tidak ada kaitannya dengan aktivitas ilegal sebagaimana isu yang sempat berkembang. Justru oknum inilah yang telah merusak citra institusi dengan memanfaatkan nama besar Kodam untuk kepentingan penipuan,” tegasnya.


Ia pun mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap informasi sepihak, terutama yang disampaikan melalui nomor atau akun yang tidak resmi.


Masdi berharap aparat penegak hukum dapat segera mengusut tuntas pelaku pencatutan identitas tersebut, termasuk menelusuri motif dan pihak-pihak yang mungkin terlibat di belakangnya.


Kasus ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk selalu melakukan verifikasi terhadap setiap informasi yang diterima, khususnya yang mengatasnamakan individu maupun institusi resmi, agar tidak menjadi korban penipuan ataupun penyebaran informasi menyesatkan.


(Wahyu)

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done