Danlanud Roesmin Nurjadin Dampingi Pangdam XIX/TT dan Kapolda Riau, Perkuat Sinergi Penanganan Karhutla - TARGET OPERASI NEWS

Kamis, 27 Agustus 2026

Danlanud Roesmin Nurjadin Dampingi Pangdam XIX/TT dan Kapolda Riau, Perkuat Sinergi Penanganan Karhutla


 

TARGET OPRASI NEWS MY.ID_PEKANBARU 

 Komandan Lanud Roesmin Nurjadin Marsma TNI Abdul Haris, M.MaritimePol., M.M.O.A.S. mendampingi Pangdam XIX/Tuanku Tambusai dan Kapolda Riau dalam Rapat Penyuluhan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Provinsi Riau, Rabu (26/8/2026).


Kegiatan yang berlangsung di Ruang Nakula VIP Pandawa Lanud Roesmin Nurjadin tersebut diikuti personel TNI-Polri yang tergabung dalam Satgas Penanggulangan Karhutla Provinsi Riau. Rapat ini menjadi momentum penting untuk memperkuat koordinasi, menyatukan langkah, serta meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi karhutla di sejumlah wilayah rawan.


Sebagai bagian dari upaya pencegahan, Lanud Roesmin Nurjadin turut mengerahkan Tim Penyuluh TNI AU. Tim ini memiliki peran strategis dalam mendukung pencegahan dan penanggulangan karhutla melalui edukasi, sosialisasi, deteksi dini, serta koordinasi dengan masyarakat dan seluruh unsur Satgas Karhutla.


Tim Penyuluh TNI AU tidak hanya memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai bahaya dan dampak karhutla, tetapi juga mengajak masyarakat untuk tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar.


Di lapangan, tim juga berperan dalam mendukung operasi udara TNI AU dengan menghimpun dan menyampaikan informasi awal dari masyarakat mengenai lokasi maupun kondisi titik api kepada unsur terkait. Informasi tersebut menjadi bagian penting dalam mempercepat respons, khususnya terhadap titik api yang berada di wilayah sulit dijangkau oleh Satgas Darat.


Sejalan dengan tugas pokok tim penyuluh TNI pada umum nya, Melalui pendekatan yang persuasif dan humanis, Tim Penyuluh TNI mendorong masyarakat agar tidak hanya menjadi penerima informasi, tetapi menjadi bagian dari solusi dalam upaya mewujudkan Riau bebas asap.


Dalam pelaksanaannya, Tim Penyuluh TNI AU Lanud Roesmin Nurjadin juga terus membangun koordinasi dengan Babinsa, pemerintah daerah, BPBD, Manggala Agni, kepolisian, serta unsur Satgas Karhutla lainnya. Sinergi tersebut diperlukan agar setiap informasi mengenai potensi maupun kejadian karhutla dapat ditindaklanjuti secara cepat dan tepat.


Fokus utama Tim Penyuluh Lanud Roesmin Nurjadin adalah mencegah sebelum terjadi, mendeteksi sedini mungkin, melaporkan dengan cepat, serta menggerakkan masyarakat untuk bersama-sama menanggulangi karhutla.


Dengan sinergi TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat, upaya penanggulangan karhutla di Provinsi Riau diharapkan semakin efektif sehingga dampak kebakaran dapat diminimalkan dan masyarakat dapat beraktivitas dengan aman tanpa gangguan asap.***

Comments


EmoticonEmoticon

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done